Program Microsoft Excel memiliki banyak keunggulan untuk membantu mengolah data, perhitungan matematis maupun statistik.

Fungsi rumus yang sangat berguna adalah Rumus perkalian Excel. Rumus ini relatif sederhana dan Anda dapat menyesuaikannya dengan kebutuhan pemrosesan data Anda.

1. Rumus Perkalian Excel: Mengalikan data sederhana dalam sel

Rumus perkalian Excel hanya mengalikan data dalam sel

Rumus ini sering digunakan untuk menghitung perkalian sederhana yang tidak membutuhkan banyak data. Operator yang Anda gunakan untuk perkalian Excel pertama ini adalah operator asterisk atau asterisk (*).

Operator ini dapat digunakan untuk menghitung hasil perkalian dua atau lebih bilangan, seperti fungsi pada kalkulator.

Misalnya, jika Anda ingin mencari hasil perkalian antara 19 dan 20, cukup ketikkan rumusnya:

= 19 * 20

Tanda "=" tidak boleh dilupakan. Jika tidak mengandung tanda "=", Microsoft Excel tidak akan memprosesnya sebagai fungsi perkalian. Selain memasukkan data numerik langsung ke dalam operasi perkalian Microsoft Excel,

Anda juga bisa mengalikan satu sel dengan sel lainnya menggunakan operator asterisk atau asterisk (*).

Misalnya, jika Anda ingin menghitung hasil perkalian antara sel A2 dan sel B2, Anda cukup menulis rumus perkalian di bawah ini di salah satu sel:

= A2 * B2

Kemudian klik "Enter" dan Microsoft akan otomatis menampilkan hasil perkalian.

Jika Anda ingin melakukan perkalian secara berurutan, misalnya setelah mengalikan sel A2 dan B2, sel A3 dan B3 dan seterusnya, Anda hanya perlu menyalin rumus = A2 * B2 dan menempelkannya ke sel di bawah ini.

Selain menyalin dan menempel, Anda juga dapat menarik rumus ke sel lain di kolom. Pelajari juga:

2. Rumus Perkalian Excel: Berisi nilai konstanta

Rumus perkalian Excel menyertakan nilai konstanta

Dalam beberapa kasus, pengguna ingin mengalikan nilai di sel tertentu dengan nilai di sel tetap lainnya. Nilai konstan dan tidak berubah ini disebut konstanta.

Namun, jika Anda menulis rumus seperti di atas, tentunya nilai konstanta juga berubah karena kolom mengecil saat rumus tersebut diseret ke kolom berikutnya.

Oleh karena itu, perlu mengatur nilai sel sebagai konstanta agar sel tidak berubah meskipun kita menyeret atau menyalin rumus dan menempelkannya ke sel lain.

Contoh penggunaan konstanta dalam perkalian Microsoft Excel adalah:

= B3 * $ C $ 5

Saat Anda mengetik rumus = B3 * $ C $ 5 dalam kolom, misalnya kolom E, $ C $ 5 menunjukkan bahwa nilai dalam sel ini berfungsi sebagai konstanta yang tidak akan berubah.

Simbol $ di Microsoft Excel berfungsi untuk mengajarkan Excel bahwa referensi C5 bersifat mutlak sehingga tidak berubah ketika rumus disalin ke sel lain.

Pelajari juga:

3. Rumus Perkalian Excel: Menggunakan Fungsi Produk

Rumus perkalian Excel dengan fungsi produk

Selain menggunakan operator asterisk atau asterisk (*), perkalian di Microsoft Excel juga bisa menggunakan fungsi khusus yang disebut PRODUCT.

Fungsi PRODUCT dapat digunakan untuk mengalikan sel, angka, dan rentang data. Dalam fungsi PRODUCT, Anda dapat menulis kombinasi apa pun hingga 255 referensi atau angka sel.

Contoh penggunaan rumus fungsi PRODUCT di Microsoft Excel adalah:

= PRODUK (B2, B5: B18, 30, H2: H10, 10, J3, L5: L9)

Pada rumus di atas, perkalian dilakukan pada dua sel tunggal (B2 dan J3), tiga rentang (B5: B18, H2: H10, L5: L9) dan dua angka (30 dan 10).

Penggunaan Excel akan sangat memudahkan pengolahan data selama Anda menguasai rumus-rumus yang disediakan. Rumus yang tersedia sebenarnya cukup sederhana.

Pelajari juga:

Sumber Link: Kunjungi website