Bank Danamon meluncurkan aplikasi D-BisMart untuk membantu perusahaan dan komunitas rantai pasokan keuangan mengelola permintaan barang. Platform ini memungkinkan pembayaran langsung atau terlambat, menyelesaikan semua transaksi, dan memastikan bahwa dana diperdagangkan dengan lancar.

“Aplikasi ini dirancang untuk mendukung segmen kecil seperti usaha kecil, menengah dan kecil,” kata Andrew Suhadinata, kepala perbankan di Bank Danamon. Mereka juga dapat mengurangi biaya operasi karena transaksi di D-BisMart dapat terjadi tanpa tatap muka.

“Semua permintaan, pembayaran, dan persyaratan konfirmasi pembelian mudah diakses,” kata SWA.

Menariknya, aplikasi ini memiliki konsep yang berbeda dengan pasar karena menggunakan sistem cluster tertutup. Ini hanya melayani komunitas penjual dan pembeli yang telah menjadi pelanggan Bank Danamon dan terdaftar di D-BisMart.

Keduanya juga dituntut memiliki kerja sama perdagangan sehingga mereka dapat berkomunikasi satu sama lain. Namun, penjual dan pembeli harus dapat bergabung dengan toko yang sebenarnya, sehingga tidak dimaksudkan untuk pedagang online.

Akibatnya, konsep itu diperkuat oleh perusahaan bahwa ini bukan aplikasi pasar. Karena pasar dapat berbelanja untuk pemasok mana pun, sedangkan pengecer dalam aplikasi ini tidak dapat mendaftar kecuali menerima rekomendasi dari penjual (jangkar).

“Tetapi pengecer dapat menyebarkan hubungan mereka dengan lebih dari satu penjual selama mereka adalah bagian dari komunitas jangkar dan sudah terdaftar,” kata kepala perbankan Danamon, Elisa Magasari Halim.

Anda dapat mengatakan bahwa aplikasi ini cocok untuk vendor yang tidak memiliki platform perdagangan komoditas. Mereka dapat mempromosikan produk mereka, mendapatkan pesanan dan laporan pembayaran, dan memfasilitasi distributor untuk meminta pembayaran dari pembeli. Di satu sisi, pembeli dapat memeriksa katalog barang, memesan barang secara online dan membayar tunai.

Baca Juga:  Perangi Online Bullying Di Instagram Dengan Dua Alat Ini

Elisa mengatakan saat ini ada satu vendor di industri barang konsumen dengan 20 pembeli yang telah menggunakan aplikasi tersebut. Ada dua penjual tambahan yang saat ini sedang dalam proses bergabung.

Menurut Elisa, sektor yang mempertimbangkan kemungkinan bergabung adalah F & B dan toko bahan bangunan. Jumlah pengguna D-BisMart dalam lima tahun ke depan diperkirakan akan meningkat menjadi 1.250 dari 50 vendor.

Perusahaan belum memonetisasi produk ini karena masih berfokus pada penambahan sejumlah penjual dan pembeli untuk bergabung. Harap dicatat bahwa semua transaksi di D-BisMart adalah transaksi transaksi antar rekening Bank Danamon.

Sumber Artikel : https://www.jualanbarang.com/blog/gaya-hidup/bank-danamon-resmikan-aplikasi-d-bismart/

Belum ada peringkat.

Berikan rating untuk post ini ?