Dari sekian banyak peluang bisnis, salah satu yang tidak membutuhkan banyak modal adalah florikultura. Anda bisa melakukan pembibitan sendiri sehingga tidak perlu mengeluarkan modal segunung untuk menjalankan bisnis ini.

Tentu ini menjadi peluang bisnis yang menggiurkan, apalagi sekarang ini banyak sekali orang yang senang mengoleksi tanaman hias di rumahnya.

Untuk memastikan bisnis yang Anda jalankan berhasil dan menguntungkan bahkan untuk pemula, simak tips berikut ini.

1. Pengetahuan tentang tanaman hias diperlukan

Memulai bisnis tanaman harus dibekali dengan pengetahuan yang cukup tentang tanaman hias. Mulai dari jenisnya, cara perawatannya, kondisi lingkungan seperti apa yang cocok untuk tanaman hias, serta kisaran harganya.

Kisaran harga tanaman hias di pasaran cukup beragam, ada yang masih di bawah ratusan ribu hingga di atas jutaan rupiah. Untuk pemula, disarankan untuk mulai menjual tanaman hias dengan harga terjangkau terlebih dahulu.

2. Pilih lokasi yang strategis

Memperhatikan lokasi juga penting jika ingin menjalankan bisnis ini. Pilih lokasi dengan luas permukaan yang cukup, karena penjualan tanaman hias membutuhkan luas permukaan yang cukup untuk menempatkan tanaman dengan ukuran yang berbeda.

Perhatikan juga suhu udara di tempat yang Anda pilih. Sesuaikan jenis tanaman yang akan Anda jual dengan suhu udara sekitar agar tanaman dapat tumbuh dengan baik.

3. Dapatkan media tanam yang tepat

Selain memilih lingkungan yang strategis untuk menjalankan bisnis ini, Anda juga perlu mengetahui media tanam seperti apa yang tepat untuk tanaman hias yang akan Anda jual.

Memilih media tanam yang berkualitas dapat membantu tanaman tetap tumbuh dengan baik dan subur.

Jika Anda sudah memahami sifat media tanam seperti apa yang baik untuk tanaman hias, Anda bisa membuat media tanam sendiri. Hal ini dapat menghemat biaya di perusahaan Anda.

4. Pilih jenis tanaman hias

Meski banyak jenis tanaman hias tumbuh, Anda harus pintar memilih jenis tanaman hias mana yang selalu bisa menguntungkan.

Jika Anda ingin fokus menjual bunga, pilihlah bunga yang tidak musiman dan memiliki tenaga penjualan yang stabil. Tanaman yang direkomendasikan untuk dipilih adalah: Kaktus, bonsai, monstera, anggrek, bunga melati, mawar, lebah rusa, lidah mertua, sirih gading, palem bambu, dan aglonema.

Perhatikan juga perawatan tanaman hias yang Anda pilih. Jika Anda seorang pemula, ada baiknya memilih tanaman hias yang tidak begitu sulit perawatannya.

5. Promosi dan Pemasaran Bisnis

Ini adalah langkah wajib yang tidak boleh Anda abaikan, yaitu menentukan strategi promosi dan pemasaran tanaman hias.

Di era digital ini, Anda dapat memanfaatkan kemajuan teknologi untuk mempromosikan bisnis Anda secara online melalui media sosial. Gunakan Facebook dan Instagram sebagai platform media yang paling banyak digunakan di Indonesia.

Word of mouth masih berlaku dan cukup efektif, lho. Tolong sebarkan berita bahwa Anda membuka bisnis ini kepada keluarga, teman, dan kerabat dekat Anda!

Jangan lupa pakai Latar Belakang gambar yang bagus jika Anda ingin mengunggahnya ke media sosial. Misalnya, gunakan pot yang bagus atau gunakan filter edit sentuh di ponsel cerdas Anda.

Nah, itulah beberapa tips untuk memulai bisnis florikultura. Bagaimana, sudah menyala, kan? Lihat juga berbagai artikel menarik seputar kewirausahaan on line hanya di Mebiso, media pembelajaran bisnis utama. Kerja bagus, semoga berhasil!

Sumber Link: Kunjungi website